Puisi Bulan Merah - Febriana Widyat Sari
![]() |
| Gambar diolah oleh A. |
Bulan Merah
Di bawah langit berhias bulan merah yang hampir penuh
Ibu datang memenuhi panggilanmu
Anak gadis yang menanggung rindu
Perjalanan berkilo-kilo meter terasa dekat
Hembusan angin malam mencekut tak jua terasa
Ibu berselimut hangat kasih anak gadis yang menanti di kota sebelah
Menyusur jalanan aspal ibu
Tekun mengendara kuda besi tua
Bis-bis berlampu terang, truk dengan bak terbuka, dan kuda-kuda lain terus melalui ibu yang berkendara pelan
Tersungging senyum di bibir ibu, mengenang bayang raut wajah si anak gadis saat berucap "...dan aku merindumu, ibu..."
Tulus terdengar dari pesan yang terkirim sore itu
Di bawah langit berhias rembulan merah raksasa yang seolah hendak menelan ibu bulat-bulat,
Seorang dua menyalakan api di pinggiran jalan yang dilalui
Api kecil lalu membesar, membulat-bulat
Mengirim kepulan asapnya kepada bulan untuk ditelan
Tunggu Ibu anakku
Ibu datang kepadamu
Solo, November 2024
Febriana Widyat Sari
Tentang Penulis:
Febriana Widyat Sari, Ibu 1 anak dan co-learner. Sedang aktif mengasuh anak dan mengajar, menulis narasi gig 'gorong-gorong', dan puisi. Bisa bertegur sapa lewat instagram atau blog Feedback Zine.

Posting Komentar untuk "Puisi Bulan Merah - Febriana Widyat Sari"
Posting Komentar