Puisi Janji Makan Bersama - Faza Nugroho

Foto: Adnan Irshad Arfi Putra
Janji Makan Bersama

Di antara cawan, ampas,
dan laman lowongan kerja
termenung dibuai lamunan
Masih menanti umpan balik
wawancara tempo hari

Seutas pesan masuk
seiring semburat cahaya
menjemput harapan
dari balik kelambu

"Sebelum memaki oligarki baiknya
mengganti oli gardan.

Tapi, antara memaki
atau tidak, tetap—
di mana bumi dipijak
di situ motor dipajak."

Baru kuingat saat
melongok ke layar
hari ini makin dekat
dengan tenggat

Pagi ini perut kembung
dengan seisi dompet
yang urung berkembang

Kata mereka kerja itu
menyangkut kodrat
pun juga martabat

Kalau boleh jujur,
seporsi martabat
tidak dijajakan
di atas gerobak

Tidak
bisa pula ditanak
lalu dilahap bulat-bulat

Kawanku,
hari ini aku turun ke jalan,
sama
sepertimu sekarang
Hanya takdir yang beda
Aku menyambung hidup,
kau menyuarakan hidup

Perut kita sama kosongnya,
pikiran
penuh, sesak, dan riuh
Tiba di terminal terakhir nanti
kuajak kau ke warung biasa
kita makan bersama

Surakarta,
2024


Penulis: Faza Nugroho, Pemuda Pantura yang tengah berkelana di Yogyakarta.







.




.













.






























Posting Komentar untuk "Puisi Janji Makan Bersama - Faza Nugroho"